Harga BBM Terbaru 7 Juni 2026: Diesel Turun, Pertamax Turbo Naik, Pertalite Tetap Stabil
![]() |
| Sumber : Doc.misteralhamdulillahnews |
Jakarta,misteralhamdulillahnews-Harga BBM nasional kembali mengalami penyesuaian. Sejumlah produk diesel turun signifikan, sementara Pertamax Turbo mengalami kenaikan. Pemerintah juga terus mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tetap tepat sasaran.
Pertamina Turunkan Harga Produk Diesel
PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga terhadap sejumlah produk BBM non-subsidi. Pertamina Dex turun menjadi Rp24.800 per liter dari sebelumnya Rp27.900 per liter. Sementara Dexlite turun menjadi Rp23.000 per liter dari sebelumnya Rp26.600 per liter.
Sebaliknya, Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga menjadi Rp20.750 per liter dari sebelumnya Rp19.900 per liter. Penyesuaian ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga energi global dan formula harga yang berlaku.
Penyesuaian harga BBM dilakukan secara berkala dengan memperhatikan kondisi pasar energi dunia, nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah di sektor energi nasional.
Distribusi Pertalite Tetap Diawasi
Pertalite merupakan BBM yang distribusinya berada dalam sistem pengawasan pemerintah. Penyaluran dilakukan melalui jalur resmi guna memastikan subsidi energi tepat sasaran dan dapat dinikmati masyarakat yang berhak.
Masyarakat dianjurkan membeli BBM melalui SPBU dan saluran resmi yang telah ditetapkan untuk menjamin kualitas produk serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Daftar Harga BBM Pertamina per 7 Juni 2026
- Solar Subsidi : Rp6.800/liter
- Pertalite : Rp10.000/liter
- Pertamax : Rp12.300/liter
- Pertamax Green 95 : Rp12.900/liter
- Pertamax Turbo : Rp20.750/liter
- Dexlite : Rp23.000/liter
- Pertamina Dex : Rp24.800/liter
Harga BBM Shell Indonesia
- Shell V-Power Diesel : Rp24.490/liter
Harga BBM BP-AKR
- BP 92 : Rp12.390/liter
- BP Ultimate : Rp12.930/liter
- BP Ultimate Diesel : Rp25.060/liter
Harga BBM Vivo
- Revvo 92 : Rp12.390/liter
- Diesel Primus : Rp30.890/liter
Dampak bagi Konsumen
Penurunan harga diesel diperkirakan membantu menekan biaya operasional sektor logistik, transportasi, dan industri. Stabilnya harga Pertalite juga memberikan kepastian bagi masyarakat pengguna kendaraan harian.
Sementara itu, kenaikan Pertamax Turbo menunjukkan bahwa dinamika harga energi global masih menjadi faktor penting dalam pembentukan harga BBM non-subsidi di Indonesia.
Perubahan harga BBM per Juni 2026 menunjukkan adanya penyesuaian terhadap kondisi pasar energi global. Penurunan harga diesel menjadi kabar positif bagi berbagai sektor ekonomi, sementara stabilnya harga Pertalite dan Solar Subsidi membantu menjaga daya beli masyarakat.

Posting Komentar